post image
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian
KOMENTAR

Menyikapi terjadinya peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran pasca terbunuhnya Komandan Pasukan Elite Garda Revolusi Iran, Qassem Soleimani, di hari Sabtu (4/1), Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menelepon Menlu Jerman dan Menlu China.

Melalui percakapan telepon itu, dibahas tentang memburuknya situasi politik di Timur Tengah.

Ketiganya sepakat tentang perlunya untuk menghindari peningkatan ketegangan di wilayah.

Menlu Le Drian menjelaskan tentang isi pembicaraan teleponnya dengan Menlu Jerman Heiko Maas dan Menlu China Wang Yi.

"Kami sepakat tentang pentingnya menjaga stabilitas dan kedaulatan Irak, dan seluruh wilayah secara umum, serta perlunya Iran untuk menghindari pelanggaran baru terhadap Perjanjian Wina," kata Le Drian.

Tewasnya pemimpin militer Iran, Mayjen Qassem Soleimani dalam serangan militer Amerika Serikat (AS) membuat pihak Irak kecewa. Pasalnya serangan itu dianggap melanggar kedaulatan negara, karena terjadi di wilayah mereka.


Iran akan Beli Su-35S Flanker, Pensiunkan F-14 Tomcat dan

Sebelumnya

Kecelakaan F-35 di Alaska yang Ketiga dalam Satu Tahun Terakhir, Sebab Masih Belum Jelas

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Military