post image
Repro
KOMENTAR

Sebuah Bombardier CRJ900 yang dioperasikan oleh Endeavor Air dengan merek Delta Connection jatuh saat mendarat di Bandara Internasional Toronto Pearson (YYZ) pada hari Senin, 16 Februari 2025. Insiden tersebut, yang mengakibatkan badan pesawat terbalik, terjadi di tengah kondisi cuaca musim dingin yang keras.

Pesawat yang terlibat diyakini bernomor penerbangan DL4819 dari Bandara Internasional Minneapolis-St. Paul (MSP). Insiden tersebut mendorong tanggapan langsung dari otoritas setempat.

Seorang juru bicara Delta juga mengonfirmasi insiden tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Simple Flying.

“Delta mengetahui laporan tentang Penerbangan Endeavor 4819 yang beroperasi dari Minneapolis/St. Paul ke Bandara Internasional Toronto-Pearson terlibat dalam sebuah insiden. Kami sedang berupaya mengonfirmasi setiap detail dan akan membagikan informasi terkini di news.delta.com segera setelah tersedia.”

John Nelson, seorang penumpang dalam penerbangan tersebut, mengabadikan kejadian tersebut. Rekaman video menunjukkan pesawat terbalik dan terlepas dari sayapnya saat petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke atas dugaan kebakaran.

“Kami baru saja mendarat. Pesawat kami jatuh. Dalam keadaan terbalik,” kata Nelson, saat ia berjalan meninggalkan jet regional tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa “sebagian besar orang tampak baik-baik saja” dan bahwa penumpang turun dari pesawat.

Video lain memperlihatkan penumpang memanjat keluar dari pesawat untuk menyelamatkan diri.

Kepolisian Daerah Peel datang ke lokasi kejadian. Rincian tentang apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut tidak jelas.

Dalam pernyataan yang diperoleh BBC, Polisi Sarah Patten mengonfirmasi bahwa sebagian besar orang di dalam pesawat "tidak terluka" dalam kecelakaan tersebut.

“Menurut pemahaman saya, sebagian besar penumpang keluar dan tidak terluka, tetapi kami masih berusaha memastikannya, jadi kami masih melakukan investigasi di lokasi kejadian.”

Endeavor adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Delta Air Lines. Simple Flying telah menghubungi maskapai yang berkantor pusat di Atlanta tersebut untuk memberikan komentar.

Petugas tanggap darurat mengonfirmasi bahwa beberapa orang mengalami cedera akibat insiden tersebut. Menurut NBC News, sedikitnya 15 orang terluka. Kepala Layanan Paramedis Regional Peel Lawrence Saindon mengatakan 12 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan dibawa ke darat untuk pemeriksaan medis. Dua orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis dan diterbangkan ke pusat trauma terdekat.

Di antara korban luka terdapat seorang anak, yang dibawa ke rumah sakit di pusat kota Toronto dengan ambulans. Tingkat keparahan luka yang tersisa tidak jelas. Namun, Asosiasi Pramugari (AFA), serikat pekerja yang mewakili pramugari yang bekerja di penerbangan tersebut, mengunggah di media sosial bahwa diyakini tidak ada korban jiwa.

CEO Delta Ed Bastian mengomentari situasi tersebut.

“Seluruh keluarga Delta di seluruh dunia turut berduka cita kepada mereka yang terkena dampak insiden hari ini di Bandara Internasional Toronto-Pearson,” kata CEO Delta Ed Bastian. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada banyak anggota tim Delta dan Endeavor serta responden pertama di lokasi. Kami sedang berupaya mengonfirmasi detailnya dan akan membagikan informasi terkini di news.delta.com segera setelah tersedia. Sementara itu, harap berhati-hati dan tetap aman.”

Delta telah mengaktifkan Pusat Informasi Penumpang untuk keluarga dan orang-orang terkasih dari penumpang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pusat ini memungkinkan mereka untuk terhubung dengan maskapai penerbangan guna mendapatkan informasi terkini tentang perkembangan terkini. Semua penerbangan maskapai ke Toronto telah dibatalkan "selama sisa malam ini." Karena itu, maskapai mengeluarkan keringanan perjalanan, dan rinciannya dapat ditemukan di situs webnya.

“Delta sedang berupaya untuk terhubung dengan pelanggan yang penerbangannya terdampak,” kata seorang juru bicara.

“Pelanggan juga harus memantau status penerbangan mereka melalui aplikasi Fly Delta.”

Ada 76 penumpang dan empat awak pesawat. Semua keberangkatan dan kedatangan sempat ditunda, menurut Badan Penerbangan Federal (FAA).


4 Fakta Penting Pemeliharaan Pesawat

Sebelumnya

Penerbangan Perdana ke Indragiri Hulu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews