post image
KOMENTAR

Kini semua sudah berubah. Wartawan cukup berbekal smarth phone, tablet, atau laptop, langsung bisa buat berita, foto, dan video, kemudian mengirimnya melalui internet. Di kantor redaksi, berita setelah dikoreksi, langsung dapat ditayangkan. Cepat dan praktis.

Teknologi semakin membantu manusia, sekaligus dapat menyingkirkannya.


‘Peti Mati Terbang’, Pesawat Tempur Paling Buruk di Perang Dunia Kedua

Sebelumnya

83 Tahun Pertempuran Selat Sunda, Heather Merritt: Jangan Lupakan Pengorbanan Pelaut dan Marinir Pemberani Itu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Histoire